Jakarta Wacana pemotongan gaji anggota DPR yang digulirkan pemerintah mendapat respons dari Partai Amanat Nasional. Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, menyatakan partainya tidak keberatan dengan gagasan itu. Terutama di tengah situasi global yang memanas akibat konflik di Timur Tengah.
Eddy menegaskan, PAN siap mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Kita manut arahan Presiden. Demi bangsa dan dengan tekad untuk selalu mendahulukan kepentingan masyarakat, kita tentu siap,"
Demikian penjelasannya kepada wartawan, Selasa lalu.
Bagi PAN, langkah-langkah pemerintah untuk mengantisipasi dampak konflik global ini perlu didukung. Eddy menyebutkan beberapa poin yang sudah disepakati, mulai dari kemungkinan kerja dari rumah hingga pengurangan hari kerja demi efisiensi energi.
Tak cuma itu. Sebagai Wakil Ketua MPR, ia menilai usulan Presiden sudah sangat komprehensif. Rencana pemotongan gaji para menteri dan anggota dewan, menurutnya, adalah bagian dari paket kebijakan yang lengkap.
"Jadi apa yang diusul Bapak Presiden saya kira sudah sangat lengkap, komprehensif, dan kita sepakat dengan apa yang beliau sampaikan,"
Ucap Eddy.
Sebelumnya, Prabowo sendiri telah mengingatkan pentingnya langkah penghematan. Dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jumat pekan lalu, ia mengacu pada langkah-langkah serupa yang diambil negara lain, seperti Pakistan, untuk menghadapi gejolak ekonomi global.
Prabowo menekankan, Indonesia harus proaktif. "Kita juga sekarang harus melakukan langkah-langkah yang proaktif," katanya. Penghematan konsumsi BBM, misalnya, tidak bisa dianggap remeh. Meski kondisi dalam negeri relatif aman, kata dia, upaya penghematan tetap harus dilakukan sebagai bentuk antisipasi.
Nada peringatan itu jelas. Pemerintah tak ingin lengah, dan dari sisi politik, dukungan dari partai koalisi seperti PAN tampaknya mulai mengerucut. Mereka memilih untuk "manut" – mengikuti apa yang diarahkan pimpinan.
Artikel Terkait
10 Muharam 1448 H Jatuh pada 25 Juni 2026, Ini Keutamaan Puasa Asyura yang Menghapus Dosa Setahun
Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur Jelang Hari Bhayangkara ke-80
Celah Keamanan Permanen Checkm8 Ancam iPhone Lawas, Apple Tak Bisa Perbaiki Lewat Pembaruan iOS
Polri Pulangkan Buron TPPU Jaringan Narkotika Fredy Pratama dari Malaysia