Laporan dari surat kabar Kuwait, Al-Jarida, memberikan gambaran yang lebih suram. Mereka menyebut serangan AS-Israel itu tidak hanya menewaskan Ayatollah Khamenei, tapi juga ibu serta istri Mojtaba, bahkan anak lelakinya. Mojtaba sendiri dikabarkan baru bisa dievakuasi dari bunker yang hancur itu.
Dari sana, dia kemudian "diselundupkan" keluar Iran. Menuju Rusia, untuk operasi rahasia yang diharapkan bisa menyelamatkan nyawanya.
Sekarang, spekulasi terus berembus. Kepergian diam-diam sang pemimpin baru Iran ini meninggalkan banyak tanda tanya tentang situasi sebenarnya di Tehran dan kondisi fisiknya yang sesungguhnya.
Artikel Terkait
Dua Kepala Dapur Sekolah di Ponorogo Laporkan Intimidasi dan Potongan Anggaran ke BGN
Dapur MBG Sanggau Ditutup Sementara Imbas Sengketa Gaji Karyawan
Dua Penerbangan RI ke Dubai Dialihkan Imbas Serangan Drone Iran
PAN Dukung Wacana Pemotongan Gaji Anggota DPR