Jelang Lebaran, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kembali melakukan rotasi jabatan. Kali ini, ada 35 perwira tinggi dan menengah yang namanya masuk dalam daftar mutasi dan promosi. Seperti biasa, pergerakan ini menimbulkan perhatian, terutama karena melibatkan sejumlah nama dari pasukan elit.
Menurut Kapuspen TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah, mutasi semacam ini sebenarnya hal yang wajar. "Perlu saya sampaikan bahwa mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa dalam rangka pembinaan karier prajurit dan kebutuhan organisasi," ujarnya, Senin (16/3/2026).
Intinya, ini bagian dari dinamika internal untuk menjaga organisasi tetap segar dan berjalan optimal.
Yang menarik, dari sekian banyak nama, setidaknya sepuluh jenderal yang dimutasi berasal dari kecabangan Infanteri, atau lebih spesifik lagi, Kopassus. Dua di antaranya bahkan menyandang pangkat bintang tiga, Letnan Jenderal. Ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh korps baret merah dalam struktur komando kali ini.
Berikut daftar beberapa perwira kunci yang mengalami pergeseran posisi:
Mayjen TNI Deddy Suryadi tetap menjabat sebagai Pangdam Jaya, namun kini dengan validasi organisasi yang baru.
Sementara itu, Letjen TNI Bambang Trisnohadi berpindah dari Pangkogabwilhan III ke posisi Kaster TNI.
Posisi yang ditinggalkan Trisnohadi kemudian diisi oleh Mayjen TNI Lucky Avianto, yang sebelumnya memimpin Pangdam XXIV/MT.
Kekosongan di Pangdam XXIV/MT itu sendiri akhirnya diambil alih oleh Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia.
Ada juga pergerakan di tingkat staf. Mayjen TNI Suhardi, misalnya, beralih dari Aster Panglima TNI menjadi Wakaster TNI.
Lalu, sejumlah brigadir jenderal juga mengalami rotasi. Brigjen Inf Wahyo Yuniartoto kini ditugaskan sebagai Dir C Bais TNI, setelah sebelumnya menduduki posisi di Pangdam IX/Udy.
Tak ketinggalan, Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda dari Danrem 173/PVB dipindahkan ke markas besar Pangdam IX/Udy.
Posisi Danrem 173/PVB yang ditinggalkan Gunarda kemudian diisi oleh Brigjen TNI Vivin Alivianto, yang sebelumnya bertugas sebagai Kasdivif 1 Kostrad.
Di wilayah lain, Brigjen TNI Bambang Sujarwo berpindah dari Danrem 072/PMK untuk mengisi posisi Kasdam XII/Tpr.
Terakhir, Brigjen TNI Bayu Sudarmanto, yang sebelumnya bertugas di BIN Papua, kini ditempatkan sebagai Staf Khusus Kasad.
Serangkaian mutasi ini, meski disebut rutin, jelas memiliki dampak strategis. Pergantian di sejumlah pos komando teritorial dan staf ini akan menentukan dinamika TNI dalam beberapa bulan ke depan, terutama di daerah-daerah yang sensitif. Menarik untuk dilihat bagaimana para perwira baru ini akan menjalankan perannya.
Artikel Terkait
Pegawai Dapur MBG Tewas Dibacok Saat Melintas di Lokasi Tawuran di Bogor
Trump Umumkan Kesepakatan dengan Iran, Izinkan Pembukaan Selat Hormuz
Danantara Pastikan Pemisahan Fungsi Aset dan Investasi untuk Lindungi BUMN dari Risiko
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027