Trump Ancam Masa Depan NATO dan Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping Gara-gara Blokade Iran di Selat Hormuz

- Senin, 16 Maret 2026 | 16:10 WIB
Trump Ancam Masa Depan NATO dan Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping Gara-gara Blokade Iran di Selat Hormuz

"Sebuah insiden drone di sekitar Bandara Internasional Dubai (DXB) mempengaruhi salah satu tangki bahan bakar," bunyi pernyataan resmi mereka.

Ini bukan insiden pertama. Sejak perang AS-Israel dengan Iran meletus, negara-negara Arab di kawasan Teluk kerap menghadapi gelombang serangan rudal dan drone dari Iran. Meski Teheran bilang targetnya adalah fasilitas milik AS, nyatanya infrastruktur sipil mulai dari kilang minyak, pelabuhan, hingga bandara dan hotel ikut kena imbas.

Inggris Bergerak, Bantu Lebanon

Di tengah semua ini, Lebanon semakin terseret dalam pusaran konflik. Menyikapi hal itu, pemerintah Inggris mengumumkan bantuan kemanusiaan darurat senilai lebih dari 5 juta pound sterling (sekitar Rp112,58 miliar).

Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper, dalam pernyataannya Minggu (15/03) malam, menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi yang memanas di Lebanon.

"Saya mengecam keras serangan berkelanjutan Hizbullah terhadap Israel. Serangan itu harus segera dihentikan," tegas Cooper.

Dia menuduh kelompok yang didukung Iran itu "menarik rakyat Lebanon ke dalam konflik yang tidak mereka inginkan dan yang tidak sejalan dengan kepentingan mereka."

Cooper juga memperingatkan potensi eskalasi yang lebih luas, terutama menyusul meluasnya serangan Israel dan perintah evakuasi yang memaksa.

"Pengusiran paksa ratusan ribu warga Lebanon sebagai akibat langsung dari operasi Israel sepenuhnya tidak dapat diterima. Ini bisa berakibat kemanusiaan yang sangat buruk," ujarnya.

Di sisi lain, Cooper menyambut baik komitmen pemerintah Lebanon, termasuk janji untuk membatasi aktivitas militer Hizbullah. Dia juga melihat secercah harapan dari usulan pembicaraan langsung antara Lebanon dan Israel.

"Inggris siap mendukung upaya-upaya ini bersama para mitra kami," katanya. Menurutnya, jalan dialog itu mungkin adalah "jalan terbaik menuju perdamaian dan keamanan yang berkelanjutan bagi rakyat Lebanon dan rakyat Israel."

Artikel ini diadaptasi dari sumber berbahasa Inggris.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar