Mudik tahun ini, Kornel punya teman perjalanan yang tak biasa: dua ekor kucing kesayangannya. Daripada repot menitipkan si meong ke pet shop, pria ini memutuskan untuk membawa serta Reog dan Memong dalam perjalanan panjang dari Jakarta Barat menuju Bandar Lampung. Baginya, ini pilihan yang jauh lebih aman.
Bersama sang istri, mereka tiba di Pelabuhan Ciwandan, Kota Serang, Senin pagi sekitar pukul sebelas. Kornel sendiri membawa tas carrier berwarna jingga untuk Reog, sementara istrinya memegang tas si hitam manis, Memong. Perjalanan darat dan laut menuju kampung halaman diperkirakan bakal makan waktu sekitar empat jam.
Ini sebenarnya bukan pengalaman pertama mereka mudik membawa hewan peliharaan. Namun begitu, dua tahun silam, Kornel pernah mencoba menitipkan kucingnya. Hasilnya? Justru petaka.
"Saat itu malah kucingnya sakit. Jadi saya harus buru-buru pulang karena ditelepon pihak pet shop,"
kenangnya. Sayangnya, upaya penyelamatan sudah terlambat. Kucing ras itu akhirnya mati. Trauma atas kejadian itu yang membuat Kornel bersikukuh untuk tak pernah lagi menitipkan kucingnya di tempat penitipan.
"Mending dibawa saja, lebih aman,"
ucapnya mantap.
Dari pengalamannya, dia pun berbagi kiat sederhana. Kucing harus ditempatkan di tas carrier yang nyaman, lalu perjalanan wajib diselingi dengan istirahat untuk mengecek kondisi mereka.
"Harus sering-sering berhenti, dicek apakah stres atau bagaimana,"
tuturnya. Menurutnya, kucing juga butuh jeda dan adaptasi dengan suasana perjalanan.
Di sisi lain, suasana di Pelabuhan Ciwandan pagi itu masih terbilang lengang. Belum ada kepadatan berarti dari pemudik bermotor atau truk-truk angkutan. Beberapa petugas terlihat bersiap mengatur antrean, menunggu saatnya memandu rombongan masuk ke kapal yang sudah bersandar. Suasana tenang yang justru mungkin cocok untuk perjalanan bersama si kucing.
Artikel Terkait
Banjir di Terowongan Sentul Capai 25 Cm, Sampah Jadi Biang Kerok
Hyppe, Media Sosial Karya Anak Bangsa, Hadir dengan Verifikasi KTP dan AI Anti-Konten Negatif
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Embung Brown Canyon Semarang, Kondisi Tanpa Busana
MUI: Perbedaan Pandangan Soal Lokasi Sembelih Dam Antara MUI dan Muhammadiyah Harus Dihormati