Sebuah truk tangki bermuatan penuh mengalami kecelakaan di Tanjakan Nyalindung, Paseh, Sumedang, Minggu dini hari. Bukan tabrakan biasa, truk yang mengangkut 18 ton minyak goreng itu hilang kendali, mundur, dan akhirnya terguling setelah menghantam sebuah rumah warga. Akibatnya, minyak goreng tumpah ruah membanjiri halaman.
Pemilik rumah, Iin Suntini, masih terkesiap mengingat kejadian itu. Saat itu ia sedang bersiap untuk makan sahur. Suara dentuman keras tiba-tiba mengguncang.
"Lagi mau sahur tiba-tiba ada suara ledakan keras sekali," ujarnya, menceritakan mencekam itu.
"Pas dilihat, minyak goreng sudah banjir di halaman sampai masuk ke kolam ikan."
Kekacauan berubah jadi keriuhan tak terduga. Melihat minyak menggenang, puluhan warga sekitar justru berdatangan. Mereka membawa jeriken, ember, dan wadah apa saja yang bisa mereka pegang. Dalam sekejap, mereka memunguti minyak yang tumpah itu, mengubah situasi mencekam menjadi aksi saling bantu yang spontan.
Di sisi lain, sopir truk bernama Irfan mencoba menjelaskan kronologi. Ia mengaku baru saja mengantar pesanan dari Cirebon menuju Kota Sumedang. Masalahnya muncul di Tanjakan Nyalindung yang terkenal curam itu.
Artikel Terkait
Kemenimipas Salurkan Ribuan Paket Sembako ke Warga Sumut di Bulan Ramadan
Polisi Amankan 28 Ribu Butir Obat Keras dari Tokok Berkedok Ponsel dan Kelontong di Jagakarsa
Korlantas: 25% Kendaraan Telah Tinggalkan Jakarta, Fatalitas Kecelakaan Turun 45%
KRI Canopus-936 Berangkat dari Jerman, Perkuat Kemampuan Pemetaan Laut Indonesia