"Mesinnya tidak kuat pas nanjak, lalu mundur," katanya.
Dugaan sementara, mesin truk tak sanggup menahan beban muatan yang sangat berat. Truk pun mati mesin dan meluncur mundur dengan laju tak terkendali. Irfan berusaha, tapi sia-sia. Rumah warga itulah yang akhirnya menghentikan laju kendaraannya.
Untungnya, dari seluruh kejadian yang merusak ini, tidak ada korban jiwa. Irfan sendiri hanya mengalami luka-luka ringan.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, saya hanya luka ringan sedikit," ucap Irfan, masih terbaca lega meski dalam situasi sulit.
Meski begitu, kerugian materiil yang ditinggalkan tidak kecil. Bagian depan rumah rusak parah, belum lagi 18 ton muatan minyak goreng yang hilang. Perkiraan sementara, kerugian bisa mencapai puluhan juta rupiah. Pemandangan di lokasi pun masih berantakan: bekas banjir minyak, rumah yang penyok, dan truk tangki yang teronggok tak berdaya.
Artikel Terkait
Kemenimipas Salurkan Ribuan Paket Sembako ke Warga Sumut di Bulan Ramadan
Polisi Amankan 28 Ribu Butir Obat Keras dari Tokok Berkedok Ponsel dan Kelontong di Jagakarsa
Korlantas: 25% Kendaraan Telah Tinggalkan Jakarta, Fatalitas Kecelakaan Turun 45%
KRI Canopus-936 Berangkat dari Jerman, Perkuat Kemampuan Pemetaan Laut Indonesia