Di sisi lain, ada pemeriksaan lain yang tak kalah ketat: tes urine untuk para sopir. Sigit memantau dari dekat. Tujuannya jelas, memastikan pengemudi dalam kondisi benar-benar fit, bebas dari pengaruh narkoba atau zat berbahaya lain. Soal keselamatan ratusan penumpang di belakang kemudi, tidak boleh ada kompromi.
Dalam peninjauan itu, Karo Ops Polda Jatim memaparkan kesiapan terminal. Mulai dari strategi pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, sampai langkah antisipasi menangani kemacetan di titik-titik rawan sekitar terminal. Sebagai bentuk terima kasih, Kapolri pun menyerahkan bingkisan secara simbolis untuk 69 petugas yang bertugas.
Rombongan Pejabat Tinggi
Kunjungan Sigit tentu tak sendirian. Dia didampingi sejumlah pejabat penting. Dari Pemprov Jatim, hadir Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak. Sementara dari jajaran keamanan, tampak Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto dan Kasdam V/Brawijaya Brigjen Zainul Bahar.
Rombongan dari Mabes Polri juga lengkap. Mulai dari Kabaintelkam Komjen Yuda Gustawan, Astamaops Komjen Mohamad Fadil Imran, As SDM Irjen Anwar, Kadivhumas Irjen Johnny Eddizon Isir, sampai Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho turut serta. Kehadiran mereka menunjukkan betapa seriusnya aparat mengawal gelombang mudik tahun ini.
Artikel Terkait
Pelabuhan Merak Ramai Malam Hari, Pemudik Pilih Berangkat Gelap demi Tiba Subuh di Sumatera
KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji
Korlantas: Angka Fatalitas Mudik 2026 Turun 45 Persen, Gelombang Utama Masih Menanti
Bamsoet: Wacana KPU sebagai Kekuasaan Keempat Perlu Pertimbangan Matang