Minggu pagi itu, Terminal Purabaya di Bungurasih, Sidoarjo, sudah ramai oleh calon penumpang. Di tengah keriuhan arus mudik Lebaran 2026, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tiba-tiba muncul. Kedatangannya sekitar pukul sepuluh lewat empat puluh menit itu bukan tanpa tujuan. Sigit ingin memastikan sendiri kelaikan kendaraan dan, yang lebih penting, keamanan jutaan warga yang memilih pulang kampung lewat jalur darat.
Dia tak langsung ke ruang rapat. Begitu turun dari kendaraan, Sigit malah menyambangi ruang tunggu. Naik ke lantai satu dan dua, dia menyapa para pemudik yang sedang menunggu dengan sabar. Beberapa percakapan singkat terjalin. "Sudah lama menunggu? Pelayanannya bagaimana?" tanyanya pada seorang bapak yang duduk di bangku panjang. Dialog ringan itu dilakukan untuk memastikan kenyamanan warga terjaga.
Tak cuma di ruang tunggu. Sigit juga naik ke dalam beberapa bus yang sudah penuh. Sambil menyapa penumpang yang siap berangkat, dia membagikan bingkisan. "Selamat mudik, semoga selamat sampai tujuan," ucapnya. Paket-pakit itu bentuk apresiasi sekaligus perhatian untuk mereka yang tengah dalam perjalanan panjang.
Bus Dicek, Sopir Diperiksa
Namun begitu, kenyamanan saja tak cukup. Keselamatan adalah harga mati. Karena itu, Kapolri kemudian meninjau langsung proses ramp check. Di sana, petugas BPTD Jatim II dengan cermat memeriksa kondisi teknis setiap bus yang akan berangkat.
Artikel Terkait
Pelabuhan Merak Ramai Malam Hari, Pemudik Pilih Berangkat Gelap demi Tiba Subuh di Sumatera
KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji
Korlantas: Angka Fatalitas Mudik 2026 Turun 45 Persen, Gelombang Utama Masih Menanti
Bamsoet: Wacana KPU sebagai Kekuasaan Keempat Perlu Pertimbangan Matang