Dari balik layar monitor di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Irjen Agus Suryonugroho memantau arus kendaraan yang merayap pelan. Hari Minggu (15/3/2026) itu, suasana mudik mulai terasa. Sebagai Kakorlantas Polri, pesannya jelas: keselamatan pemudik adalah hal nomor satu dalam Operasi Ketupat tahun ini. Itu sejalan dengan tagline yang digaungkan, ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’.
“Fokus kami cuma satu,” ujar Irjen Agus.
“Memastikan setiap orang sampai di rumah dengan selamat. Angka-angka itu penting, tapi yang kami jaga sebenarnya adalah cerita rindu dari jutaan keluarga. Biar semuanya berakhir dengan senyum, bukan duka.”
Menurutnya, upaya terpadu bersama berbagai pihak ternyata membuahkan hasil. Ada kabar baik: angka fatalitas korban jiwa periode mudik tahun ini anjlok, turun sampai 45 persen dibanding tahun lalu. Capaian yang patut disyukuri.
Namun begitu, perjalanan masih panjang. Pantauan sistem penghitung lalu lintas menunjukkan, baru sekitar 25 persen kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju daerah. Artinya, masih ada sekitar 3,2 juta pemudik atau 75 persen dari perkiraan total yang akan membanjiri jalan dalam beberapa hari mendatang. Gelombang besar masih menanti.
“Kami siaga penuh,” tegasnya, menekankan kesiapan jajarannya untuk mengawal arus masyarakat ini.
Artikel Terkait
325 Bus Siap Angkut 16 Ribu Pemudik Gratis dari Jakarta ke Jateng
Singapura Sita 67.000 Vape Ilegal Senilai Rp14,6 Miliar dalam Penggerebekan Terbesar
Kemenimipas Salurkan Ribuan Paket Sembako ke Warga Sumut di Bulan Ramadan
Polisi Amankan 28 Ribu Butir Obat Keras dari Tokok Berkedok Ponsel dan Kelontong di Jagakarsa