Iran Tawarkan Akses Selat Hormuz dengan Syarat Transaksi Minyak Pakai Yuan

- Minggu, 15 Maret 2026 | 09:45 WIB
Iran Tawarkan Akses Selat Hormuz dengan Syarat Transaksi Minyak Pakai Yuan

Di sisi lain, PBB angkat bicara. Mereka memperingatkan dampak besar dari pembatasan di selat itu terhadap upaya kemanusiaan, di saat perang masih berkecamuk.

“Bahan makanan, obat-obatan, pupuk, dan berbagai pasokan lainnya jadi lebih sulit diangkut. Harganya pun otomatis melambung,” tambahnya.

Perang ini sendiri berawal dari serangan Israel dan AS pada akhir Februari 2026. Serangan gabungan itu disebut-sebut menewaskan Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran saat itu. Iran pun tak tinggal diam. Mereka membalas dengan menyerang Israel dan pangkalan-pangkalan AS di kawasan Teluk, lalu menutup Selat Hormuz. Sebelum kabar soal yuan ini beredar, Teheran sempat mengeluarkan syarat lain: kapal minyak boleh lewat jika negara asalnya mengusir duta besar AS dan Israel. Situasinya rumit, dan setiap hari bisa muncul aturan baru.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar