Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Iran sendiri belum memberikan tanggapan resmi soal klaim kerusakan yang disebut-sebut Trump.
Selain soal operasi militer, Trump juga kembali mendorong sekutu-sekutu AS. Dia menyerukan agar mereka lebih aktif menjaga keamanan Selat Hormuz – selat sempit yang jadi jalur vital ekspor minyak dunia dan sering jadi sumber ketegangan.
Seruan ini bukan kali pertama. Tapi dalam situasi sekarang, tekanan untuk berbagi beban keamanan di kawasan itu terdengar lebih mendesak. Para pengamat melihat ini sebagai bagian dari upaya mengisolasi Iran tanpa harus menanggung semua risiko dan biayanya sendirian.
Jadi, apa yang terjadi di Pulau Kharg mungkin bukan akhir dari cerita. Ini lebih seperti babak baru dalam perseteruan panjang yang, untuk sekarang, masih lebih mengandalkan kekuatan ketimbang diplomasi.
Artikel Terkait
Satbrimob Gagalkan Aksi Tawuran dan Balap Liar di Jabodetabek Saat Ramadan
Arus Mudik di Tol Cipali Meningkat 16,8%, Diskon 30% Berlaku
Formula 1 Batalkan Dua Grand Prix di Timur Tengah Imbas Ketegangan Keamanan
Iran Sumpahkan Akan Mengejar dan Menghabisi Netanyahu