Indonesia Tegaskan Prioritas Utama: Keamanan Kontingen Garuda di Lebanon Selatan

- Minggu, 15 Maret 2026 | 02:15 WIB
Indonesia Tegaskan Prioritas Utama: Keamanan Kontingen Garuda di Lebanon Selatan

Dengan nada keras, pemerintah kita mengecam peningkatan serangan Israel ke Lebanon. Serangan-serangan itu telah memakan korban jiwa dan merusak infrastruktur. Bagi Indonesia, aksi-aksi tersebut adalah pelanggaran berat terhadap hukum internasional.

Latar belakang ketegangan ini berawal dari serangan gabungan AS dan Israel ke Iran akhir Februari lalu. Merespons hal itu, kelompok Hizbullah melancarkan serangan ke sejumlah titik militer Israel pada 2 Maret. Balasannya datang hampir bersamaan, di hari yang sama.

Akibatnya? Korban berjatuhan. Bahkan dari kalangan personel UNIFIL negara-negara lain yang terkena imbas serangan Israel. Misalnya, pada 7 Maret lalu, sejumlah personel militer Ghana yang tergabung dalam misi perdamaian itu terluka setelah posisi mereka di selatan Lebanon diserang.

Kejadian serupa terulang seminggu kemudian. Tanggal 14 Maret, markas batalion Nepal dilaporkan terkena tembakan artileri Israel. Kemlu RI pun menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden-insiden yang melukai personel perdamaian ini.

Jelas, situasi di perbatasan itu sedang tidak baik-baik saja. Dan di tengah semua ini, Indonesia terus mengawal anak bangsanya yang bertugas, sambil berharap perdamaian segera kembali.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar