Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri Tersingkir di Perempat Final Hylo Open 2025

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 21:18 WIB
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri Tersingkir di Perempat Final Hylo Open 2025

Fajar Alfian/Muhuhammad Shohibul Fikri Tersingkir di Perempat Final Hylo Open 2025

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, gagal melaju ke semifinal Hylo Open 2025 setelah dikalahkan oleh pasangan Malaysia, Man Wei Chong/Tee Kai Wun. Pertandingan perempat final yang berlangsung di Saarlandhalle, Saarbruecken, Jerman, pada Jumat (31/10) itu berakhir dengan skor ketat 24-26 dan 19-21.

Gim Pertama Berakhir Sengit

Fajar/Fikri langsung tampil agresif di gim pembuka dan berhasil mencuri awal yang baik dengan unggul 3-0. Meski mendapat perlawanan sengit dari wakil Malaysia, duet Indonesia ini tetap mendominasi dengan serangan variatif. Sayangnya, sejumlah kesalahan yang beruntun membuat keunggulan 10-6 sirna menjadi imbang 10-10. Istirahat pertama ditutup dengan skor tipis 11-10.

Babak kedua gim pertama berlangsung sangat ketat dan berimbang. Fajar/Fikri sempat unggul 14-12, namun langsung dikejar dan akhirnya tertinggal 14-15. Kedua pasangan saling kejar-kejaran poin hingga akhirnya Fajar/Fikri harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor sangat telak 24-26.

Upaya Bangkit di Gim Kedua Tak Berhasil

Memasuki gim kedua, MURIANETWORK.COM/Fikri tampak kesulitan menemukan ritme permainan terbaik mereka. Mereka sempat tertinggal dengan skor 5-7 dan 7-10. Namun, error beruntun dari pasangan Malaysia memberi angin segar, memungkinkan Fajar/Fikri mengejar ketertinggalan hingga skor interval menjadi 9-11.

Usai istirahat, MURIANETWORK.COM/Fikri mencoba mengatur strategi ulang dan berhasil menyamakan kedudukan di 11-11. Sayangnya, Man/Tee mampu keluar dari tekanan dan kembali membangun serangan. Pada akhirnya, upaya Fajar/Fikri tak cukup untuk membalikkan keadaan dan pertandingan berakhir dengan kekalahan 19-21 di gim kedua.

Kekalahan ini mengakhiri perjalanan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di turnamen Hylo Open 2025. Pertandingan ini menjadi pelajaran berharga bagi keduanya dalam menghadapi tekanan dan mempertahankan konsistensi di level turnamen dunia.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini