MURIANETWORK.COM - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, menekankan bahwa jurnalisme berintegritas merupakan fondasi demokrasi dan penggerak kemajuan sosial, khususnya bagi perempuan. Pernyataan ini disampaikan dalam acara diskusi dan nonton bareng film dokumenter tentang Roehana Koeddoes di Jakarta, Jumat (6/2/2026). Irene menggarisbawahi bahwa tugas jurnalisme melampaui sekadar penyampaian berita, mencakup tanggung jawab moral untuk menjaga kebenaran informasi yang diterima publik.
Etika sebagai Penjaga Kebenaran Informasi
Dalam paparannya, Irene Umar menyoroti betapa krusialnya etika dalam dunia pemberitaan. Ia menjelaskan bahwa dalam arus informasi yang deras, integritas setiap pelaku di industri media menjadi benteng terakhir untuk memastikan keakuratan fakta yang beredar di masyarakat.
"Etika jurnalisme sangatlah penting. Siapapun bisa menjadi penjaga integritas dari jurnalisme hingga memastikan informasi publik yang tersampaikan tepat dan akurat kebenarannya," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu (7/2/2026).
Lebih lanjut, Irene meyakini bahwa jurnalisme yang dijalankan dengan niat baik dan ketulusan hati pada akhirnya akan mengungkap kebenaran. Pendekatan seperti inilah, menurutnya, yang menjadikan media sebagai kekuatan strategis untuk membangun masyarakat yang kritis, adil, dan beradab.
Meneladani Semangat Perjuangan Roehana Koeddoes
Irene Umar tidak hanya berbicara tentang prinsip, tetapi juga menghubungkannya dengan teladan nyata dalam sejarah pers Indonesia. Ia mengajak para peserta untuk merefleksikan perjuangan Roehana Koeddoes, wartawati pertama tanah air yang sejak 1911 telah memanfaatkan media sebagai alat pencerahan dan penggerak perubahan sosial.
Menurut Irene, Roehana adalah bukti nyata bagaimana kekuatan tulisan dapat dimobilisasi untuk memperjuangkan hak-hak dan kemajuan perempuan di masanya.
"Beliau berjuang dengan hati untuk memajukan nasib perempuan di sekelilingnya. Ini menjadi intensi yang sangat mulia dan harus terus kita warisi oleh generasi sekarang," tutur Irene.
Dukungan bagi Ekosistem Media yang Sehat
Mengaitkannya dengan ranah kerja Kementerian Ekonomi Kreatif, Irene menyatakan bahwa jurnalisme yang sehat dan beretika adalah bagian tak terpisahkan dari ekosistem ekonomi kreatif nasional. Media yang kuat, independen, dan berpegang teguh pada prinsip-prinsip pemberitaan yang bertanggung jawab diyakini dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi tumbuhnya kreativitas, inovasi, serta partisipasi publik.
Dengan semangat warisan Roehana Koeddoes, Irene Umar berharap agar para jurnalis Indonesia, terutama jurnalis perempuan, dapat terus menghasilkan karya yang tidak hanya jujur dan akurat, tetapi juga penuh empati dan keberpihakan pada kebenaran. Kontribusi semacam ini, pungkasnya, sangat vital untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Artikel Terkait
Gubernur Sulut Pimpin Aksi Bersih-Bersih Massal di Tujuh Titik Pesisir Manado
Tanah Longsor Tutup Sebagian Jalan Penghubung Malang-Kediri
Karhutla Masih Melanda Lima Kabupaten di Riau, Operasi Pemadaman Terus Berjalan
Kemensos Beri Pendampingan Intensif bagi 7 Pekerja Migran Korban TPPO