MURIANETWORK.COM - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, menekankan bahwa jurnalisme berintegritas merupakan fondasi demokrasi dan penggerak kemajuan sosial, khususnya bagi perempuan. Pernyataan ini disampaikan dalam acara diskusi dan nonton bareng film dokumenter tentang Roehana Koeddoes di Jakarta, Jumat (6/2/2026). Irene menggarisbawahi bahwa tugas jurnalisme melampaui sekadar penyampaian berita, mencakup tanggung jawab moral untuk menjaga kebenaran informasi yang diterima publik.
Etika sebagai Penjaga Kebenaran Informasi
Dalam paparannya, Irene Umar menyoroti betapa krusialnya etika dalam dunia pemberitaan. Ia menjelaskan bahwa dalam arus informasi yang deras, integritas setiap pelaku di industri media menjadi benteng terakhir untuk memastikan keakuratan fakta yang beredar di masyarakat.
"Etika jurnalisme sangatlah penting. Siapapun bisa menjadi penjaga integritas dari jurnalisme hingga memastikan informasi publik yang tersampaikan tepat dan akurat kebenarannya," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu (7/2/2026).
Lebih lanjut, Irene meyakini bahwa jurnalisme yang dijalankan dengan niat baik dan ketulusan hati pada akhirnya akan mengungkap kebenaran. Pendekatan seperti inilah, menurutnya, yang menjadikan media sebagai kekuatan strategis untuk membangun masyarakat yang kritis, adil, dan beradab.
Artikel Terkait
Arab Saudi Apresiasi Resolusi Dewan HAM PBB yang Kutuk Serangan Iran
Serangan Udara AS-Israel Tewaskan Dua Remaja di Iran, Dampak Merambah ke Abu Dhabi
Pelatih Saint Kitts dan Nevis Anggap Peringkat FIFA Hanya Angka Jelang Hadapi Indonesia
Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi Mulai April 2026 Imbas Perang Iran