Tanah Longsor Tutup Sebagian Jalan Penghubung Malang-Kediri

- Sabtu, 07 Februari 2026 | 23:10 WIB
Tanah Longsor Tutup Sebagian Jalan Penghubung Malang-Kediri

MURIANETWORK.COM - Akses jalan penghubung Malang dan Kediri di Kabupaten Malang, Jawa Timur, terhambat akibat tanah longsor yang terjadi Sabtu (7/2/2026) sore. Bencana ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah setempat sejak beberapa jam sebelumnya, menyebabkan material tebing longsor dan menutupi sebagian badan jalan. Petugas kini berupaya membersihkan material dengan alat berat sementara lalu lintas diatur dengan sistem buka tutup.

Dua Titik Longsor Tutup Jalan

Longsor melanda Dusun Kasin, Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, sekitar pukul 17.00 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak pukul 15.00 WIB diduga menjadi pemicu utama. Akibatnya, tebing di sisi jalan provinis ambles dan menutupi separuh bahu jalan di dua lokasi berbeda.

Berdasarkan data dari petugas di lapangan, titik pertama memiliki ketinggian tebing sekitar 10 meter dengan lebar 7 meter. Sementara itu, titik kedua lebih tinggi, yakni 12 meter, dengan lebar material longsoran mencapai 6 meter. Volume material yang cukup besar ini membuat akses lalu lintas tidak bisa berjalan normal.

Lalu Lintas Diatur Buka Tutup

Meski separuh bahu jalan tertutup, arus kendaraan dari kedua arah belum sepenuhnya terputus. Kendaraan roda dua dan roda empat masih dapat melintas, meski dengan kecepatan yang sangat terbatas. Petugas yang berada di lokasi mengatur perjalanan kendaraan secara bergantian untuk menghindari kemacetan dan potensi bahaya lebih lanjut.

Kondisi ini tentu menyebabkan kelambatan perjalanan. Para pengendara yang melintas diharapkan untuk lebih berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan, mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi masih rentan.

Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan

Upaya penanganan darurat segera dilakukan. Laporan kejadian baru diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) sekitar pukul 18.30 WIB, atau lebih dari satu jam setelah kejadian. Menanggapi situasi ini, pihak berwenang mengutamakan pengiriman alat berat ke lokasi untuk mempercepat proses pembersihan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan kronologi kejadian. "Akibat hujan deras yang terus-menerus, tebing di pinggir jalan provinsi mengalami longsor di dua titik sekitar pukul 17.00 WIB. Laporan baru masuk ke Pusdalops pada pukul 18.30 WIB," ujarnya.

Sadono menambahkan bahwa koordinasi untuk penanganan telah dilakukan. "Kebutuhan mendesak saat ini adalah alat berat. Pihak Bina Marga sudah mengoordinasikan pengiriman alat berat ke lokasi untuk mempercepat pembersihan material," jelasnya.

Dengan dikerahkannya alat berat, diharapkan proses normalisasi jalan dapat berjalan lebih cepat. Namun, pembersihan tetap harus dilakukan dengan hati-hati, mengingat kondisi cuaca dan stabilitas tanah di sekitar lokasi bencana.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar