Nasib tujuh perempuan Indonesia berubah pahit di negeri orang. Mereka adalah pekerja migran nonprosedural yang diduga kuat menjadi korban perdagangan orang. Kementerian Sosial kini turun tangan, memberikan pendampingan intensif kepada mereka. Salah satunya adalah N, seorang ibu berusia 42 tahun asal Jawa Barat.
Menurut sejumlah saksi, rekrutmen mereka dilakukan lewat jalur ilegal. Ironisnya, mereka bahkan belum sempat bekerja dan tak pernah menerima upah sepeser pun. Selama di luar negeri, pengalaman buruk menghampiri: kekerasan fisik hingga pelecehan seksual harus mereka tanggung.
N, misalnya, hanya bertahan tiga minggu di Turki. Impiannya sederhana: membiayai pendidikan anaknya yang sebentar lagi lulus sebagai perawat. Namun begitu tiba di sana, yang ia dapatkan bukan pekerjaan layak. Perusahaan penyalur ilegal itu justru menjerumuskannya ke dalam situasi traumatis penuh kekerasan.
Begitu mendarat di tanah air, ketujuh korban ini langsung dibawa ke Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Bambu Apus. Tempat itu menjadi lokasi pertama mereka mendapatkan penanganan yang aman dan bermartabat.
Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang, Rachmat Koesnadi, menjelaskan langkah yang diambil.
"Penanganan kami tidak berhenti pada pemulangan. Setibanya di tanah air, para korban langsung kami tempatkan di RPTC Bambu Apus untuk mendapatkan perlindungan awal, kemudian dilakukan asesmen sosial, hukum, dan psikologis secara menyeluruh," ujar Rachmat dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/2/2026).
Dia menambahkan, selain asesmen sosial dan hukum, para korban juga mendapatkan konseling intensif dari psikolog Kementerian Sosial untuk membantu memulihkan kondisi psikologis akibat kekerasan dan pelecehan yang mereka alami.
Bersama Subdirektorat TPPO Bareskrim Polri, Kemensos segera menggelar asesmen terpadu. Tujuannya ganda: mendalami indikasi kejahatan sekaligus memastikan hak-hak korban benar-benar terlindungi.
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Pasukan Israel di Gaza Jika Agresi ke Lebanon Berlanjut
Mohamed Sahah Resmi Tinggalkan Liverpool di Akhir Musim
Mohamed Salah Konfirmasi Hengkang dari Liverpool Akhir Musim Ini
Luka Doncic dan LaMelo Ball Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pekan ke-22 NBA