Untuk mengantisipasi gelombang pemudik yang diprediksi akan meningkat, Dishub Karawang sudah bergerak lebih dini. Personel telah disiagakan di berbagai titik strategis sepanjang koridor mudik. Penempatannya merata, mulai dari wilayah Tanjungpura hingga perbatasan dengan Kabupaten Subang di daerah Gamon.
"Kita dari Dinas Perhubungan anggota sudah tersebar dari titik Tanjungpura sampai dengan perbatasan wilayah Subang, yaitu di Gamon," ucap Ade.
Di akhir perbincangan, Ade tak lupa menyampaikan imbauan. Ia meminta para pengendara untuk menjaga ketertiban dan mematuhi setiap rambu di jalan. Hal itu krusial demi menciptakan perjalanan mudik yang lancar dan aman untuk semua.
"Kepada masyarakat kami menghimbau untuk tertib berlalu lintas dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Kami dari Dinas Perhubungan siap membantu dan melayani demi kelancaran dan kenyamanan para pengguna jalan," pungkasnya.
Jadi, untuk sekarang, situasi di Simpang Jomin masih kondusif. Tapi semua pihak tampaknya sudah siap menghadapi kemungkinan terburuk atau setidaknya, kemacetan yang biasa datang setiap musim mudik seperti ini.
Artikel Terkait
18 Jamaah Umrah Indonesia Terkatung Usai Kebakaran Hotel di Makkah
Jusuf Kalla Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Aktivis KontraS dengan Air Keras
Gelombang Mudik Lebaran 2026 Mulai Masuk Jawa Tengah via Tol Pemalang
King Kobra 4 Meter Dievakuasi Damkar dari Permukiman Warga di Bogor