"Secara umum itu kami kalau Komunikolog Indonesia itu selalu ingin pemerintahan itu ya, siapa pun presidennya, apalagi ini Pak Prabowo ini, tentunya pengin berhasil," kata Suko.
"Cuma belakangan kami melihat kok ada jurang komunikasi yang jauh sekali," imbuhnya.
Pendapat serupa diungkapkan Effendi. Menurutnya, jurang itu terasa nyata. Presiden seolah punya caranya sendiri, sementara rakyat seperti tak cukup paham.
"Jadi Pak Presiden sepertinya inginnya begini, rakyat tuh enggak-enggak paham tuh. Kalau menurut kami dari 14 orang yang hadir nih kok ada jurang komunikasi yang besar, kenapa? Nah, ini mungkin ada diskusi baik ini kan terutama," jelas Effendi.
Pertemuan sore itu pun berlanjut di dalam rumah. Agenda silaturahmi Ramadan, dengan sederet isu strategis di meja, sambil mencoba menjembatani jurang yang mereka rasakan.
Artikel Terkait
King Kobra 4 Meter Dievakuasi Damkar dari Permukiman Warga di Bogor
KPK Bongkar Modus Pemerasan Bupati Cilacap Berkedok THR Forkopimda
Ahli Peringatkan: Hindari Ambil Keputusan Besar Saat Fase Luteal Menstruasi
Kapolri Beri Atensi Khusus, Polri Kerahkan Bareskrim Ungkap Kasus Penyiraman Aktivis KontraS