Permintaan itu, kata WSJ, akhirnya disetujui oleh Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth.
Sebenarnya, pasukan Marinir sudah ada di sana untuk operasi melawan Iran. Tapi rupanya, itu belum dianggap cukup. Sebuah ARG/MEU pada umumnya berisi sekitar 2.500 Marinir dan 2.500 pelaut. Kekuatan yang solid.
Dan tampaknya, sebagian dari mereka sudah dalam perjalanan. Kapal perang USS Tripoli yang berbasis di Jepang, beserta Marinir yang mengawalnya, disebut-sebut sedang menuju ke Timur Tengah. Sebuah pergerakan yang mengisyaratkan situasi yang semakin memanas.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran Mulai Meningkat di Pelabuhan Merak
Megawati dan Pramono Anung Resmikan Taman Bendera Pusaka sebagai Paru-Paru Baru Jakarta
Simpang Jomin Masih Lancar Jelang Puncak Mudik, Dishub Siaga Antisipasi Kemacetan
Ketua Projo Serukan Kewaspadaan Nasional dan Patriotisme Hadapi Dampak Global