Sebelum pengawasan ketat dimulai, sosialisasi sudah lebih dulu digelar. Tujuannya jelas: mengingatkan para pelaku usaha agar patuh pada aturan jam operasional selama bulan puasa.
"Memang sebelum itu kita sudah lakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha agar mematuhi aturan penutupan yang sudah ditetapkan," ungkap Satriadi.
Nah, pengawasan ini ternyata tak berhenti saat Ramadan usai. Menjelang dan selama libur Lebaran nanti, petugas akan tetap siaga 24 jam. Sistem kerjanya dibagi tiga sif untuk menjaga Jakarta.
"Betul, jadi memang 24 jam mereka harus stand by. Anggota kita totalnya sekitar 5.100 dan dibagi tiga sif," tuturnya.
Lalu kapan aturan jam operasional kembali normal? Satriadi menyebut, dua hari setelah Idulfitri, segala aktivitas hiburan sudah boleh berjalan seperti biasa.
"Dua hari setelah Lebaran sudah normal kembali," pungkasnya.
Artikel Terkait
VIDA dan Komdigi Luncurkan Kampanye Jangan Asal Klik Antisipasi Lonjakan Penipuan Digital Saat THR
Korban Penyiraman Air Keras KontraS Alami Luka Bakar 24%, Polisi Periksa Dua Saksi
Libur Panjang Nyepi-Lebaran 2026 Disertai Fleksibilitas Kerja dari Lokasi Lain
Polda Metro Jaya Gelar Night Run untuk Dekatkan Diri dengan Masyarakat