Jakarta – Operasi Kepolisian Ketupat Jaya 2026 di Polda Metro Jaya punya cara unik untuk menjalin kedekatan dengan warga. Salah satunya lewat acara lari malam atau ‘Night Run’ yang baru saja digelar di Lapangan Presisi Ditlantas, Mapolda Metro Jaya.
Acara itu sendiri dihadiri langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri. Tak sendirian, ia datang bersama Wakapolda Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, sejumlah pejabat utama, dan para Kapolres jajaran.
Menurut Dekananto, tujuan diadakannya Night Run ini cukup jelas: membangkitkan semangat anak muda dan masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan yang positif. “Hal ini menunjukkan bahwa semangat generasi muda dan masyarakat untuk ikut dalam kegiatan yang positif, sehat, dan membangun masih sangat besar,” ujarnya.
Ia melanjutkan, kegiatan semacam ini patut diapresiasi. Ruang positif seperti inilah, katanya, yang harus terus dihidupkan untuk menciptakan suasana kondusif, terlebih di bulan Ramadan.
Di sisi lain, antusiasme peserta ternyata cukup menggembirakan. Dekananto menuturkan, total ada 1.778 orang yang mendaftar. Malam finalnya sendiri diramaikan oleh 195 peserta, dengan rincian 181 pria dan 14 wanita.
Bagi institusi kepolisian, acara ini bukan sekadar ajang lomba. Lebih dari itu, ia menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya dengan generasi muda. Dekananto pun mengajak semua peserta untuk menikmati perlombaan dengan semangat tinggi, tentu saja tanpa melupakan sportivitas.
Harapannya sederhana tapi penting. Ia berharap Night Run dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2026 ini bisa berjalan aman, tertib, dan lancar. Yang tak kalah penting, meninggalkan kesan baik bagi setiap peserta dan masyarakat yang menyaksikan.
Jadi, lewat langkah-langkah kaki di lintasan malam itu, polisi berusaha membangun dialog yang lebih hangat. Bukan dengan kata-kata, tapi dengan aksi nyata di tengah masyarakat.
Artikel Terkait
Kemensos dan Pemprov Maluku Utara Sepakat Bangun Layanan Terpadu untuk Kelompok Rentan, Sekolah Rakyat, dan Gudang Logistik Bencana
Prabowo Klaim Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 60 Juta Orang, Mulai Dilirik Negara Lain
Mantan Kapolres Bima Kota Didik Putra Kuncoro Resmi Jadi Tersangka Pencucian Uang Kasus Narkoba
KSPSI Pilih Dialog dan Solusi Konkret, Bukan Demo, dalam Peringatan May Day 2026