Rektor UIN Jakarta: Zakat Fondasi, Sedekah Energi untuk Keadilan Sosial

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:30 WIB
Rektor UIN Jakarta: Zakat Fondasi, Sedekah Energi untuk Keadilan Sosial

Asep juga angkat bicara soal polemik pernyataan Menag Prof. Nasaruddin Umar yang sempat ramai. Menurutnya, substansinya perlu dilihat utuh.

Jelasnya. Zakat tetap wajib, tak boleh ditinggalkan. Tapi, jangan berhenti di situ. Pemberdayaan sosial mustahil hanya mengandalkan zakat.

Ia lalu mencontohkan praktik di beberapa negara. Di AS atau Timur Tengah, budaya donasi sukarela seperti sedekah punya dampak luar biasa untuk pembangunan sosial dan pendidikan.

tuturnya. Ini jadi pelajaran berharga bagi Muslim Indonesia untuk memperkuat filantropi sebagai tanggung jawab sosial.

Pada akhirnya, Asep menegaskan, penguatan sedekah tidak boleh mengikis kewajiban zakat. Justru, keduanya saling melengkapi.

pungkasnya. Harapannya, optimalisasi filantropi Islam ini bisa jadi solusi nyata kurangi kesenjangan dan perkuat kesejahteraan di Indonesia.

(CEU)

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar