"Ini langkah preventif," ujarnya.
Menurutnya, pemusnahan sistematis seperti ini penting untuk menutup celah. Celah agar barang bukti tidak disalahgunakan atau malah 'nyasar' ke tangan yang nggak bertanggung jawab di kemudian hari. Dengan kata lain, ini soal menghilangkan potensi masalah baru sebelum semuanya dimulai.
Jadi, lewat asap yang mengepul di Minut itu, sebelas berkas perkara secara fisik benar-benar ditutup. Tinggal catatan hukumnya saja yang tersisa.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
Gelombang Mudik Lebaran 2026 Mulai Meningkat, Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang
Basarnas Cari Pelajar 14 Tahun Diduga Terseret Ombak di Pantai Carita
Bareskrim Tangkap Bandar Narkoba Jaringan Ko Erwin di Pontianak
Korlantas dan Kemenhub Gelar Doa Bersama Jelang Operasi Ketupat 2026