Tak hanya itu, partai politik pun mendapat sorotan. Saan yang juga Wakil Ketua Umum NasDem ini berharap rekrutmen kader untuk jadi calon kepala daerah lebih diperhatikan. Rekam jejak calon harus benar-benar diteliti.
"Partai politik punya peran krusial. Saat merekrut calon pejabat publik, faktor-faktor transaksional harus ditekan," katanya.
Ia melanjutkan, "Tujuannya jelas: mengurangi biaya politik yang membengkak. Biaya politik yang tinggi sering jadi pemicu transaksi balik setelah seseorang terpilih."
Peringatan Saan ini bukan tanpa alasan. Baru-baru ini, KPK kembali menggelar operasi tangkap tangan. Kali ini yang terjaring adalah Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari, dari PAN.
Ini adalah OTT kedua dalam waktu singkat. Sebelumnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dari Partai Golkar juga mengalami nasib serupa dan telah ditetapkan sebagai tersangka.
Rentetan kasus ini tentu mengundang keprihatinan. Dan menjadi pengingat pahit bagi siapa saja yang duduk di kursi kekuasaan.
Artikel Terkait
Raden Rakha Ungkap Pengalaman Dua Tahun Mondok Sebelum Terjun ke Dunia Akting
Panglima TNI Aktifkan Kembali Jabatan Kaster, Letjen Bambang Trisnohadi Ditunjuk
Rumania Izinkan AS Gunakan Pangkalan Udara untuk Dukung Operasi di Konflik dengan Iran
Trump Klaim Dapat Akhiri Perang AS-Israel vs Iran Sesuai Kehendaknya, Meski Militer Bersiap Lanjutkan Konflik