Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, tak menyembunyikan kemarahannya. Menurutnya, kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa atlet panjat tebing dan kickboxing adalah perbuatan yang keji. Hal semacam itu, tegasnya, tak punya tempat di dunia olahraga.
"Bayangkan saja," ujarnya dengan nada tinggi. "Atlet sudah berkorban banyak. Meninggalkan sekolah, keluarga, berlatih keras. Lalu malah dizalimi? Ini benar-benar hal yang jahanam."
Pernyataan itu disampaikan Thohir kepada awak media di sela perayaan HUT KOI ke-74, Rabu lalu.
Meski geram, Menpora mengaku pihaknya tetap berpegang pada asas praduga tak bersalah sejak laporan pertama kali masuk dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Namun begitu, dia mengakui federasi telah lebih dulu memberi sanksi secara internal terhadap terduga pelaku.
Di sisi lain, pemerintah mendorong agar kasus-kasus ini tak berhenti di sini. Thohir menegaskan, proses hukum harus benar-benar dikejar. Tujuannya jelas: memberi kepastian dan keadilan, terutama bagi korban.
"Kami tentu mendukung penuh segala upaya untuk melindungi atlet," katanya.
Artikel Terkait
Korlantas Andalkan Teknologi Digital untuk Atur Rekayasa Lalu Lintas Mudik 2026
Arteta: Arsenal Layak Bawa Pulang Kemenangan dari Markas Leverkusen
Polda Jateng Ungkap Produksi Mi Berformalin di Boyolali Sejak 2019
Diva Stradivaryan, Adik Vidi Aldiano, Pilih Jalan sebagai Ilmuwan Pertanian Organik