"Setiap kapal yang bermaksud untuk lewat harus mendapatkan izin dari Iran," tulisnya.
Di sisi lain, otoritas Thailand telah membenarkan insiden memilukan itu. Kementerian Transportasi mereka melaporkan, kapal Mayuree Naree mengalami kerusakan parah. Ledakan di buritan kapal memicu kebakaran hebat di ruang mesin tepat di tempat tiga awak kapal sedang bertugas. Ketiganya kini dinyatakan hilang.
Nasib sedikit lebih baik dialami 20 awak lainnya. Mereka berhasil menyelamatkan diri menggunakan sekoci dan kemudian dievakuasi oleh angkatan laut Oman. Situasi di lapangan masih simpang siur, namun satu hal jelas: Selat Hormuz kembali menjadi titik api yang rawan memicu eskalasi lebih jauh.
Artikel Terkait
KPK Ungkap Rekam Jejak Korupsi PT SMS di Kasus Suap Rejang Lebong
Presiden Prabowo Perintahkan Penanganan Cepat Korban Bencana Sumatera
Iran Balas Dendam, Rudal Hujani Tel Aviv dan Drone Serang Haifa
KPK Pindahkan Gubernur Nonaktif Riau ke Rutan Pekanbaru Jelang Sidang