Iran Serang Dua Kapal di Selat Hormuz, Tiga Awak Kapal Thailand Hilang
Suasana tegang kembali menyelimuti Selat Hormuz. Garda Revolusi Iran melancarkan serangan terhadap dua kapal yang melintas di jalur air vital itu. Salah satu korban adalah kapal barang curah asal Thailand. Serangan ini terjadi dalam situasi yang sudah memanas, setelah Iran menutup selat tersebut menyusul tekanan dari Amerika Serikat dan Israel. Kini, siapa pun yang mau lewat harus berhadapan dengan pembatasan ketat dari Tehran.
Menurut pernyataan resmi yang dikutip kantor berita ISNA, kedua kapal itu terkena proyektil. "Kapal Express Rome milik Israel, yang mengibarkan bendera Liberia, dan kapal kontainer Mayuree Naree, terkena proyektil Iran dan berhenti setelah mengabaikan peringatan dari pasukan angkatan laut IRGC," begitu bunyi pernyataan itu.
Peringatan itu bukan sekadar omong kosong. Komandan angkatan laut Garda Revolusi, Alireza Tangsiri, dengan tegas menegaskan kedaulatan Iran di perairan itu lewat sebuah unggahan di media sosial.
Artikel Terkait
KPK Ungkap Rekam Jejak Korupsi PT SMS di Kasus Suap Rejang Lebong
Presiden Prabowo Perintahkan Penanganan Cepat Korban Bencana Sumatera
Iran Balas Dendam, Rudal Hujani Tel Aviv dan Drone Serang Haifa
KPK Pindahkan Gubernur Nonaktif Riau ke Rutan Pekanbaru Jelang Sidang