Pramono Anung Lantik Uus Kuswanto, Sekda Baru Jakarta yang Diseleksi Tanpa Heboh

- Senin, 01 Desember 2025 | 16:40 WIB
Pramono Anung Lantik Uus Kuswanto, Sekda Baru Jakarta yang Diseleksi Tanpa Heboh

Di Balairung Balai Kota Jakarta yang sunyi, Senin (1/12) lalu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi melantik Uus Kuswanto sebagai Sekretaris Daerah yang baru. Acara yang digelar tertutup ini menandai pergantian tongkat estafet kepemimpinan birokrasi ibu kota. Uus, yang sebelumnya memimpin Jakarta Barat, kini mengambil alih posisi yang ditinggalkan Marullah Matali.

Landasan hukumnya adalah Keputusan Presiden Nomor 184/TPA Tahun 2025, yang sudah ditandatangani sejak 21 November lalu. Pelantikan ini mengakhiri pengabdian panjang Marullah di Balai Kota, yang telah mencapai 29 tahun.

“Hari ini saya melantik Sekda DKI Jakarta, Bapak Uus Kuswanto, yang telah saya lantik sebagai Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta,” kata Pramono dengan suara tegas.

Namun begitu, perhatian gubernur tak hanya tertuju pada yang baru. Pramono menyempatkan diri menyampaikan penghargaan mendalam untuk Marullah. Ia tak sekadar bicara soal profesionalisme, tapi juga ikatan personal yang sudah terjalin lama.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih atas loyalitas dan sumbangsih Pak Marullah untuk kemajuan Jakarta. Hubungan kami panjang, bukan hanya sebagai Sekda,” ucapnya.

Lantas, mengapa Uus yang terpilih? Pramono punya alasan sendiri. Ia butuh seorang administrator yang ulung, dan rekam jejak Uus dianggap memenuhi kriteria itu. Gubernur dengan tegas membantah ada permainan atau lobi di balik penunjukan ini.

“Saya membutuhkan administrator yang ulung. Tidak ada lobi yang memengaruhi keputusan ini. Saya percaya Pak Uus bisa bekerja sama dengan saya dan Wagub,” tegasnya.

Ada yang bilang prosesnya berjalan senyap. Pramono menepis anggapan itu. Menurutnya, seleksi tetap berjalan normal, dimulai dari sepuluh nama yang kemudian menyusut jadi tiga. Kombinasi antara seleksi terbuka dan manajemen talenta, katanya, tetap dipakai.

“Prosesnya berjalan penuh, hanya saja saya tidak ingin terlalu heboh. Yang penting memilih yang terbaik,” tutur Pramono, menutup pembicaraan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar