Comeback ini terasa istimewa bagi Ngannou. Bagi dia, ini bukan sekadar kembali bertarung. “Kembalinya saya ke MMA membutuhkan panggung yang sepadan dengan ambisi saya,” katanya. Rasanya, dia ingin merebut kembali posisi yang menurutnya masih menjadi haknya.
Perjalanan Ngannou memang menarik untuk disimak. Dia meninggalkan UFC pada Januari 2023, sebuah keputusan berani yang mengguncang dunia MMA. Alih-alih vakum, popularitasnya justru melambung setelah nyaris menumbangkan Tyson Fury di ring tinju pada Oktober 2023. Meski kemudian dikalahkan KO oleh Anthony Joshua di 2024, namanya tetap menjadi buah bibir.
Pergulatannya dengan promotor juga berlanjut. Baru-baru ini, dia resmi berpisah dengan PFL. Hanya sehari setelahnya, muncul pengumuman bahwa dia telah bergabung dengan MVP, promotor milik Jake Paul.
Paul sendiri sangat antusias. Bintang YouTube yang kini serius di dunia tinju itu tak ragu menyebut Ngannou sebagai yang terbaik. “Kehadirannya menciptakan kekuatan bintang dalam satu kartu pertandingan seperti yang belum pernah terlihat sebelumnya dalam olahraga ini,” puji Paul.
Artikel Terkait
Menteri Haji Pastikan Persiapan Haji 2026 Tetap Berjalan Meski Ada Konflik
Gus Ipul Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah
Presiden Prabowo Peringatkan Dampak Krisis Global, Harga Minyak Tembus US$100 per Barel
Menteri Perhubungan Sebut Aturan Tarif Pesawat Masih Pakai Data 2019, Usul Revisi