Gus Ipul Soroti 'Orang-Orang yang Tak Terlihat' dalam Kebijakan Pemerintah
Surabaya, Rabu (11/3/2026)
Malam Anugerah LPTNU 2026 di UNUSA Surabaya, Selasa lalu, bukan sekadar acara penghargaan biasa. Suasana hangat memenuhi ruangan, dihadiri para akademisi, staf, dan mahasiswa berprestasi dari lingkungan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama. Di tengah kemeriahan itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, hadir sebagai pembicara kunci. Ia membawa pesan yang cukup menyentak, tentang orang-orang yang sering luput dari perhatian kita semua.
Dalam sambutannya, Gus Ipul mengungkap sebuah pesan berulang dari Presiden Prabowo Subianto. Intinya sederhana namun berat: setiap kebijakan harus memprioritaskan mereka yang sering tak terlihat oleh sistem. Kelompok yang disebutnya the invisible people.
"Kita mungkin berpapasan dengan mereka setiap hari, tapi tidak benar-benar melihat kondisi mereka. Bukan karena mereka tidak ada," ujar Gus Ipul.
"Melainkan karena seringkali kita tidak tahu atau tidak sadar bahwa mereka sedang mengalami kesulitan yang sangat berat."
Menurutnya, fenomena ini nyata adanya. Bukan cuma di desa-desa, tapi justru kerap terjadi di tengah gemerlap kota besar. Mereka ada, namun seperti tak tampak. Hidup dalam kesulitan yang tak terpantau.
Banyak dari mereka berasal dari keluarga prasejahtera. Dan yang memilukan, kemiskinan itu seperti warisan yang diturunkan dari generasi ke generasi. Sebuah siklus yang sulit diputus.
Artikel Terkait
Kapolri: Hambatan Dagang AS Turun Jadi 15%, Industri Dalam Negeri Terjaga
Presiden Prabowo Perintahkan Pembangunan 100 Gigawatt Energi Terbarukan
Polri Kerahkan 161 Ribu Personel untuk Antisipasi 144 Juta Pemudik Lebaran 2026
Dinkes Cirebon Siapkan 20 Pos Kesehatan untuk Arus Mudik Lebaran 2026