Kabarnya, Mojtaba Khamenei, pemimpin tertinggi Iran yang baru, mengalami luka-luka. Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel disebut-sebut sebagai penyebabnya. Namun begitu, kabar itu langsung dibantah oleh pihak Teheran. Seorang pejabat menyatakan dengan tegas bahwa Mojtaba justru dalam kondisi "aman dan sehat".
Pernyataan itu datang dari Yousef Pezeshkian. Dia adalah penasihat pemerintah sekaligus putra dari Presiden Masoud Pezeshkian.
"Saya mendengar kabar bahwa Bapak Mojtaba Khamenei terluka. Saya telah bertanya kepada beberapa teman yang memiliki koneksi. Mereka memberitahu saya bahwa, alhamdulillah, beliau dalam keadaan aman dan sehat,"
kata Yousef lewat Telegram, seperti dilaporkan AFP, Rabu lalu.
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob Saat Mudik Lebaran 2026
Lebih dari 3.000 Huntara di Aceh Timur Sudah Dihuni, Pembangunan Sisanya Dikebut
Oknum Anggota DPRD Kota Serang Dilaporkan Lakukan Pelecehan Seksual di Pandeglang
Enam Tewas dalam Kebakaran Bus di Swiss, Polisi Duga Aksi Sengaja