katanya. Intinya, warga jadi bagian aktif dari pemulihan, bukan sekadar penerima pasif.
Di lapangan, alat berat sudah mulai bekerja. Di Pidie Jaya, tepatnya di Gampong Mancang dan Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua, aktivitas pembersihan sudah berlangsung. Begitu pula di Desa Kubu, Kabupaten Bireuen, dan Desa Lando di Aceh Tamiang. Setiap kabupaten dapat jatah dua ekskavator dan dua dump truck. Jadi totalnya, enam unit alat berat untuk masing-masing jenis dikerahkan untuk membuka jalan.
Makhruzi sendiri sudah blusukan sejak akhir pekan lalu. Ia mendatangi Pidie Jaya dan Bireuen untuk melihat langsung kondisi dan menentukan titik-titik prioritas yang harus segera ditangani. Dari pantauannya, situasinya memang mendesak.
tegasnya.
Dengan kombinasi tenaga mesin dan tenaga warga, harapannya jalan-jalan utama segera bisa dilintasi lagi. Langkah ini dianggap kunci. Jika mobilitas lancar, roda ekonomi lokal punya peluang untuk bergerak kembali. Pemulihan pun diharapkan terasa lebih nyata bagi mereka yang paling merasakan dampak bencana.
Artikel Terkait
Polisi Serang Amankan 40 Paket Sabu dari Rumah Kosong Usai Laporan Warga
Video Putin Batuk Saat Persiapan Pidato Picu Spekulasi Kesehatan, Kremlin Bantah Rekayasa AI
Satgas Pangan Lubuk Linggau Amankan Mie Berformalin dan Awasi Kenaikan Harga Jelang Lebaran
Iran Klaim Serang Pangkalan AS di Kuwait, Garda Nasional Tembak Jatuh Delapan Drone