IHSG Pacu Rekor ke 8.720, Dana Pemulihan Bencana Sumatera Siap Dicairkan

- Selasa, 09 Desember 2025 | 05:06 WIB
IHSG Pacu Rekor ke 8.720, Dana Pemulihan Bencana Sumatera Siap Dicairkan

Berita tentang IHSG yang melonjak ke level 8.720 ramai jadi perbincangan di kumparanBisnis hari Senin (8/12) kemarin. Memang, sepanjang tahun ini, indeks saham kita sudah beberapa kali memecahkan rekor. Trennya benar-benar positif.

Di sisi lain, ada kabar penting dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia memastikan dana untuk pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera sudah siap dicairkan. Simak rangkuman lengkapnya di bawah ini.

IHSG Tembus 8.720, Saham BUMI dan COIN Diborong

Untuk pertama kalinya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level 8.700. Pada perdagangan Senin (8/12), berdasarkan pantauan data RTI sekitar pukul 11:29 WIB, IHSG berada di posisi 8.708,43. Angka itu mencerminkan kenaikan 75 poin atau 0,88 persen. Bahkan, sesi itu indeks sempat menyentuh puncak di 8.720,09. Sungguh sebuah pencapaian yang luar biasa.

Pasar terlihat sangat hidup. Volume perdagangan saham mencapai 31,22 miliar lembar, dengan nilai transaksi yang fantastis: Rp 11,59 triliun. Frekuensi perdagangannya pun tinggi, lebih dari 1,5 juta kali.

Dari semua saham yang diperdagangkan, mayoritas bergerak naik. Tercatat 383 saham menguat, sementara 267 saham melemah. Ada juga 150 saham yang harganya cenderung datar, stagnan.

Dengan kondisi ini, kapitalisasi pasar BEI kini menyentuh angka sekitar Rp 16.043,59 triliun. Ini jelas menunjukkan kepercayaan investor terhadap aset domestik masih sangat kuat, didorong sentimen pasar yang hangat.

Anggaran Pemulihan Bencana Sumatera Sudah Siap, Kata Purbaya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakinkan publik bahwa anggaran untuk pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh sudah tersedia. Dana itu bersumber dari APBN.

“Jadi anggaran dari APBN. Tapi udah disiapkan. Tapi itu yang berhak mengumumkan Presiden dan BNPB. Saya nggak bisa ngomongin itu. Tapi permintaan mereka sudah didukung oleh dana yang cukup,”

kata Purbaya saat dijumpai di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin lalu.

Ia juga membenarkan rencana realisasi bantuan untuk pemerintah daerah, yakni Rp 4 miliar per kabupaten dan Rp 20 miliar per provinsi yang terdampak. Bantuan ini akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Ada masih anggaran untuk bencana, kan ada setiap tahun. Itu satu, nanti kita sudah sisir anggaran 2026,”

tambahnya menegaskan. Jadi, anggaran untuk penanganan darurat dan jangka panjang tampaknya sudah dipetakan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar