Periode buyback saham CUAN ternyata berakhir lebih cepat. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk memutuskan untuk mengakhiri program pembelian kembali sahamnya hari ini, Rabu 11 Maret 2026, tepat pada sesi kedua perdagangan. Padahal, rencana awalnya program ini baru akan selesai pada 3 Mei mendatang.
Keputusan percepatan ini disampaikan langsung oleh Corporate Secretary CUAN, Robertus Maylando Siahaya, melalui keterbukaan informasi di BEI.
"Perseroan bermaksud untuk mempercepat berakhirnya periode pembelian kembali saham," jelas Robertus.
Ia merujuk pada pemberitahuan sebelumnya di awal Februari lalu, yang membahas rencana buyback di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.
Lalu, apa alasan di balik percepatan ini? Menurut Robertus, kondisi pasar modal Indonesia sekarang sudah terlihat lebih stabil. Begitu pula dengan pergerakan harga saham CUAN sendiri yang sudah relatif tenang. Karena itulah, perusahaan merasa tidak perlu lagi memperpanjang program buyback-nya.
Di sisi lain, perusahaan menegaskan bahwa penghentian dini ini sama sekali tidak akan menggangu operasional. Dari segi hukum dan kondisi keuangan, dampaknya juga dianggap tidak material.
Sebagai catatan, CUAN sebelumnya mengalokasikan dana yang tidak sedikit untuk aksi ini hingga Rp750 miliar. Dana tersebut sepenuhnya bersumber dari kas internal perusahaan.
Program yang berjalan sejak 4 Februari ini sebenarnya punya payung hukum yang jelas, yaitu mengacu pada POJK No. 13/2023 dan Surat OJK No. S-102/2025 tentang fluktuasi pasar signifikan. Untuk pelaksanaannya di pasar, CUAN mempercayakannya kepada PT BNI Sekuritas.
Dengan berakhirnya buyback hari ini, perhatian kini tertuju pada dinamika harga saham CUAN ke depannya.
Artikel Terkait
Hutama Karya Raup Laba Rp464 Miliar di Kuartal I-2026, Tembus 172 Persen Target
PT Sinar Terang Mandiri Tbk Bagikan Dividen Rp60,23 Miliar, Setara Rp14,75 per Saham
Indonet Tunjuk Donauly Elena Situmorang sebagai Direktur Utama, Gantikan Andrew Rigoli
IHSG Anjlok 6,6% dalam Sepekan, Saham Logistik Baru IPO Justru Melonjak 94%