Menteri hingga Kapolda Turun Tangan Bersih-bersih Pasar Kramat Jati

- Rabu, 11 Maret 2026 | 08:15 WIB
Menteri hingga Kapolda Turun Tangan Bersih-bersih Pasar Kramat Jati

Rabu pagi di Pasar Kramat Jati, suasana tampak berbeda dari biasanya. Bukan hanya hiruk-pikuk pembeli, tapi juga riuh rendah apel pasukan. Puluhan personel dari kepolisian, TNI, hingga PPSU sudah berbaris rapi. Agenda hari itu jelas: kerja bakti besar-besaran.

Yang menarik, kegiatan bersih-bersih ini dipimpin langsung oleh sejumlah pejabat tinggi. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan Menteri Perdagangan Budi Santoso terlihat turun tangan. Tak ketinggalan, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri juga ikut serta. Mereka semua memunguti sampah dan menyapu lorong-lorong pasar yang becek.

Menurut Hanif, aksi ini bukan sekadar seremonial belaka. Ini adalah tindak lanjut langsung dari perintah Presiden Prabowo Subianto lewat program Indonesia ASRI. Dia sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Polda Metro Jaya.

"Hari ini bersama jajaran Polda Metro Jaya dan Pemkot Jaktim, kita gelar kegiatan yang sifatnya tidak boleh cuma seremonial. Ini harus dilakukan dan terpatri dalam keseharian kita. Sebagaimana perintah bapak presiden: korve, korve, dan korve lagi,"

Begitu apel usai, rombongan langsung bergerak. Mereka menyisir setiap sudut pasar, mengangkut tumpukan sampah yang masih berserakan. Sambil membersihkan, para pejabat itu juga menyapa pedagang. Obrolan ringan pun terjalin, terutama soal stok bahan pokok menyambut Lebaran 2026 nanti.

Hanif bahkan tak segan menanyakan langsung kondisi kebersihan pasar kepada seorang pedagang.

"Ini setiap hari bersih begini atau cuma pas ada menteri mau datang?"
"Setiap hari, Pak. Setiap hari juga dibersihkan,"
"Ya dijaga kebersihannya. Biar dagangannya laris,"

sambung Hanif dengan senyum.

Pagi itu, kegiatan berjalan lancar. Meski singkat, setidaknya ada pesan yang coba disampaikan: gotong royong itu penting. Dan lebih penting lagi, jangan cuma saat ada kamera yang menyorot.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar