Laga lanjutan ISL tadi malam benar-benar seru. Bhayangkara Presisi Lampung FC berhasil membawa pulang tiga poin usai mengalahkan Arema FC dengan skor tipis 2-1. Tapi jangan salah, kemenangan ini nggak datang dengan mudah. Pelatih Bhayangkara, Paul Munster, mengakui betapa sulitnya menaklukkan Singo Edan meski mereka bermain dengan sembilan orang.
"Ini pertandingan yang sulit," ujar Munster, dikutip dari Antara, Rabu (11/3/2026).
"Kami sudah tahu sejak awal bahwa Arema adalah tim yang kuat dan punya banyak pemain bagus. Jadi, fokus seratus persen itu mutlak."
Menurutnya, anak asuhnya harus berjuang ekstra keras. Tekanan justru terasa lebih besar saat Arema harus bermain dengan dua pemain berkurang. "Kalau kami lengah sedikit saja, mereka bisa menciptakan peluang berbahaya," ungkapnya.
Di sisi lain, Munster jujur mengkritik penampilan timnya di babak pertama. Permainan nggak jalan sesuai rencana. Selain faktor teknis tim, kondisi lapangan yang basah akibat hujan juga ikut berpengaruh. Alhasil, permainan jadi kurang mulus.
Namun begitu, situasi berbalik setelah jeda.
Artikel Terkait
Trump Ancam Iran dengan Konsekuensi Militer Belum Pernah Terjadi di Selat Hormuz
Kenaikan Mojtaba Khamenei Perkuat Kendali Faksi Keras Iran, Harga Minyak Melonjak
Pelatih Arema Kritik Kinerja Wasit Usai Kalah dari Bhayangkara
Israel Ungkap Puluhan Pelanggaran Iran pada Kamera Keamanan untuk Spionase