Prabowo pun menunduk, mendengarkan dengan saksama apa yang diucapkan sang tokoh senior. Obrolan singkat itu diakhiri dengan gesture yang menarik perhatian: Prabowo menyatukan kedua telapak tangannya di depan dada, sebuah salam "namaste", seraya mengucapkan terima kasih. Ia kemudian dengan hati-hati mengantar Quraish Shihab kembali ke tempat duduknya.
Momen sederhana itu langsung viral. Banyak yang menangkap kesan sikap hormat dan kepedulian yang tulus dari seorang pemimpin.
Nuansa penghormatan itu sebenarnya sudah terasa lebih awal. Dalam ceramahnya, Quraish Shihab secara khusus memanjatkan doa untuk Prabowo. Ia memohon kepada Allah SWT agar memberikan pertolongan dan kemudahan dalam menjalankan amanah kepresidenan. Doa itu khususnya untuk menegakkan perdamaian dan keadilan di tengah masyarakat.
Jadi, bantuan turun dari panggung tadi bukan sekadar gestur fisik belaka. Rasanya, itu adalah kelanjutan alami dari rasa saling menghargai yang sudah terajut sepanjang malam.
Artikel Terkait
Ketua KAUMY DK Jakarta Serukan Penghentian Konflik dan Perdamaian di Timur Tengah
KIP Perintahkan UGM Buka Dokumen Akademik Jokowi, dengan Penyensoran
Atletico Madrid Hajar Tottenham 5-2, Bayern Muenchen Gencet Atalanta 1-6 di Liga Champions
Anggota DPR Sebut OTT KPK yang Jerat Bupati dan Wakil Bupati sebagai Bencana