"Persetujuan fraksi-fraksi atas laporan Komisi XI terkait hasil uji kelayakan ini akan dijadwalkan dalam Rapat Paripurna pada Kamis, 12 Maret 2026," jelas Puan dalam sebuah koordinasi.
Lalu, siapa saja yang masuk dalam daftar sepuluh kandidat itu? Komposisinya cukup beragam. Ada petahana dari internal OJK sendiri, ada juga yang berasal dari Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga Kementerian Keuangan.
Beberapa nama yang cukup dikenal di antaranya Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi dari OJK. Kemudian ada Dicky Kartikoyono dan Anton Daryono yang mewakili Bank Indonesia.
Ini daftar lengkapnya:
- Friderica Widyasari Dewi (OJK)
- Agus Sugiarto (Danantara Asset Management)
- Hernawan Bekti Sasongko (Badan Supervisi OJK)
- Ary Zulfikar (LPS)
- Hasan Fawzi (OJK)
- Darmansyah (OJK)
- Dicky Kartikoyono (Bank Indonesia)
- Danu Febrianto (LPS)
- Adi Budiarso (Kementerian Keuangan)
- Anton Daryono (Bank Indonesia)
Seleksi ini bukan sekadar rutinitas. Posisi OJK yang vital dalam mengawasi pasar keuangan terutama dengan maraknya aset digital dan isu ekonomi hijau membuat hasilnya akan sangat menentukan. Stabilitas ekonomi nasional, sekali lagi, bergantung pada pilihan lima orang ini.
Penulis: Fityan | Editor: Redaksi
Artikel Terkait
BMKG Prediksi Hujan Ringan-Sedang Dominasi Sepekan, Waspada Hujan Lebat di 13 Wilayah
Trump Klaim Perang dengan Iran Hampir Tuntas, Tehran Bantah
KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong, Sita Ratusan Juta dalam OTT
Jadwal Salat 21 Ramadan 1447 H dan Tanda-Tanda Lailatul Qadar