Dari klub golfnya yang nyaman di Doral, Florida, Donald Trump menyampaikan penilaiannya tentang konflik terkini. Lewat sambungan telepon dengan CBS News, mantan Presiden AS itu menyatakan perang yang dimulainya terhadap Iran sudah hampir berakhir. "Saya pikir perang ini sudah sangat tuntas, hampir sepenuhnya," ujarnya.
Pernyataan Trump itu beredar Selasa lalu, tapi justru datang di saat ketegangan masih terasa. Sejak akhir Februari, serangkaian serangan besar-besaran AS dan Israel memang telah mengguncang Iran. Kawasan Timur Tengah pun makin panas.
Namun begitu, klaim kemenangan dari Trump terdengar sangat mutlak. Dia dengan percaya diri menyebut kemampuan militer Iran sudah lumpuh.
"Mereka tidak memiliki angkatan laut, tidak ada komunikasi, mereka tidak memiliki angkatan udara," katanya.
Trump juga menambahkan, persediaan rudal dan drone Iran tinggal sisa-sisa. "Drone-drone mereka dihancurkan di mana-mana, termasuk pabrik pembuatan drone mereka," klaimnya lagi.
Di sisi lain, pihak Tehran punya pandangan yang sama sekali berbeda. Mereka bersikukuh bahwa merekalah yang akan menentukan kapan semua ini berakhir. Jadi, meski Trump bilang perang sudah 'tuntas', nyatanya kata akhir mungkin belum benar-benar diucapkan. Situasinya masih berkembang, dan kedua pihak tampaknya belum mau beranjak dari posisi masing-masing.
Artikel Terkait
Studi: Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Edisi Paling Boros Karbon Akibat Penerbangan Massal
Marapthon Dinilai Ubah Cara Publik Konsumsi Media Digital, Pengamat Soroti Pergeseran ke Konten Partisipatif
Iran Peringatkan Pasukan Asing Tinggalkan Selat Hormuz, Tuding AS Tembak Jatuh Helikopter Apache
Timnas Indonesia Raih Dua Kemenangan Beruntun, Herdman Soroti Pentingnya Jaga Momentum