Operasi tangkap tangan KPK di Rejang Lebong berbuah penangkapan. Tak tanggung-tanggung, 13 orang diamankan, termasuk Bupati Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri Praja. Uang tunai ratusan juta rupiah juga turut disita dalam razia yang digelar malam itu.
Menurut juru bicara KPK Budi Prasetyo, selain orang, petugas juga mengamankan dokumen dan barang bukti elektronik. Soal jumlah pasti uang yang disita, Budi masih enggan merinci. "Masih kita dalami," ujarnya di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
"Nanti kita akan dalami tentunya terkait dengan praktik-praktik pengadaan barang dan jasa tentunya di lingkungan Pemkab Rejang Lebong, termasuk juga soal aliran uang, apakah juga ada pihak-pihak lain yang diduga melakukan penerimaan terkait dengan aliran uang proyek-proyek di Pemkab Rejang Lebong tersebut,"
Begitu penjelasan Budi mengenai arah penyelidikan ke depan.
Dari 13 orang yang diamankan, sembilan diantaranya dibawa ke Jakarta pagi tadi. Rinciannya, satu bupati, satu wakil bupati, lalu tiga orang ASN Pemkab Rejang Lebong. Sisanya, empat orang, berasal dari kalangan swasta.
Operasi ini sendiri digelar malam sebelumnya. Tim KPK bergerak di dua wilayah, Rejang Lebong dan Bengkulu. Mereka yang diamankan lantas diperiksa di Polres Kepahiang dan Polresta Bengkulu sebelum dibawa ke ibu kota.
Kini, semua yang diamankan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini seperti membuka pintu untuk menguak lebih dalam praktik pengadaan di daerah tersebut.
Artikel Terkait
Dua PRT Nekat Lompat dari Lantai 4 Kos di Jakpus, Satu Tewas dan Satu Luka-Luka
Pengamat: Usulan Ambang Batas Parlemen untuk DPRD Akan Jadi Bencana bagi Partai Kecil
Manicure Bukan Sekadar Gaya, Ini Manfaat Kesehatannya
Bareskrim Bongkar Aliran Dana Rp211 Miliar Jaringan Narkoba The Doctor dan Koko Erwin