Jasa Marga Beri Diskon Tol 30% untuk Mudik dan Balik Lebaran 2026

- Selasa, 10 Maret 2026 | 17:50 WIB
Jasa Marga Beri Diskon Tol 30% untuk Mudik dan Balik Lebaran 2026

Bagi yang sudah merencanakan mudik Lebaran tahun depan, ada kabar baik nih dari Jasa Marga. Mereka bakal kasih diskon tarif tol sebesar 30%! Diskon ini berlaku untuk perjalanan mudik dan juga saat balik nanti, menyambut Idul Fitri 1447 H atau 2026 M. Tujuannya jelas, biar arus lalu lintas lebih lancar dan perjalanan kita semua jadi lebih ringan.

Nah, informasi resminya sendiri diumumin lewat akun Instagram @official.jasamarga. Diskon 30% itu khusus untuk perjalanan satu arah yang menerus, ya. Cakupannya di ruas tol Trans Jawa, Trans Sumatra, sama Purbaleunyi. Satu hal yang harus diingat: pastikan saldo e-toll-mu cukup. Soalnya, kalau saldonya kurang, diskonnya nggak bakal berlaku. Jadi, cek lagi sebelum berangkat.

Berikut detail waktu dan lokasinya biar kamu nggak bingung.

Untuk Arus Mudik

Trans Jawa & Bandung:

  • Masa berlaku: Mulai 15 Maret 2026 jam 5 pagi, sampai 17 Maret 2026 jam 5 pagi juga.
  • Rutenya dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama ke GT Kalikangkung.
  • Ada juga dari GT Kalihurip Utama menuju GT Cisumdawu Utama.

Wilayah Trans Sumatera:

  • Berlaku lebih awal, dari 15 Maret tengah malam sampai 16 Maret tengah malam.
  • Perjalanan dari GT Pangkalan Brandan menuju GT Sinaksak atau Simpang Panei.
  • Opsi lain, dari GT Pangkalan Brandan ke GT Kisaran.

Nah, untuk Arus Baliknya

Kembali ke Trans Jawa & Bandung:

  • Diskon aktif dari 26 Maret 2026 pukul 05.00 WIB, berakhir 28 Maret pukul 05.00 WIB.
  • Kini arahnya balik: dari GT Kalikangkung ke GT Cikampek Utama.
  • Dan dari GT Cisumdawu Utama menuju GT Sadang.

Sedangkan di Trans Sumatra:

  • Periode 26 Maret pukul 00.00 WIB sampai 27 Maret pukul 24.00 WIB.
  • Rute kebalikan: GT Sinaksak/Simpang Panei tujuan GT Pangkalan Brandan.
  • Begitu pula dari GT Kisaran kembali ke GT Pangkalan Brandan.

Jadi, catat baik-baik tanggal-tanggal penting itu ya.

Lalu, Gimana Prediksi Keramaiannya?

Soal ramalan kepadatan arus mudik, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah memimpin rapat lintas kementerian buat mengantisipasinya. Menurutnya, puncak arus mudik tahun depan kemungkinan terjadi dua kali. Hal ini terkait kebijakan work from anywhere yang bakal diterapkan pemerintah.

Rapat koordinasi yang digelar di STIK-PTIK Lemdiklat Polri itu juga dihadiri sejumlah menteri, seperti Menko PMK Pratikno, Menag Nasaruddin Umar, hingga Mendag Budi Santoso. Tak ketinggalan, perwakilan dari BUMN seperti Pertamina dan Jasa Marga juga hadir.

“Prediksi puncak arus mudik gelombang pertama ini kemungkinan terjadi di tanggal 14-15 Maret,” ujar Sigit.

“Kemudian pemerintah melaksanakan WFH, biasanya antara tanggal 16 dan 17 Maret. Sementara prediksi puncak arus mudik kedua ada di tanggal 18-19 Maret.”

Dia juga mengingatkan bahwa periode itu berbarengan dengan Hari Raya Nyepi. Makanya, perlu pengaturan khusus untuk penyeberangan antara Jawa Timur dan Bali sebagai bentuk penghormatan.

Untuk arus balik, polisi memprediksi hal serupa: ada dua puncak. Yang pertama diperkirakan pada 24-25 Maret, lalu yang kedua menyusul pada 28-29 Maret 2026.

“Prediksi puncak arus balik kedua 28 sampai 29 Maret,” tambahnya.

Dengan semua informasi ini, semoga persiapan mudik kalian jadi lebih matang. Selamat jalan dan hati-hati di jalan!

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar