Nah, ini poin penting. Pramono menekankan bahwa kehadiran logo peringatan ini sama sekali tidak akan menggeser identitas atau slogan Jakarta yang sudah lama dikenal masyarakat. Fungsinya spesifik: hanya untuk menyambut ulang tahun ke-500.
"Ini bukan seperti yang dulu-dulu kemudian mengubah yang lain. Ini hanya memang logo khusus untuk menyambut 5 abad Jakarta,"
jelasnya lagi, mencoba menghapus keraguan.
Menurut rencana, puncak perayaannya sendiri bakal digelar pada 22 Juni 2027. Tanggal yang tentu punya makna sejarah mendalam. Pemprov DKI kini tengah menyiapkan beragam kegiatan untuk merayakan momen sekali dalam sejarah ini.
"Untuk logo tidak merubah apa yang sudah ada di Jakarta. Ini kan logo menyambut 5 abad, dan 5 abad itu kan hanya sekali terjadi. Puncak peringatan 5 abad itu di tanggal 22 Juni tahun 2027,"
imbuh Gubernur, menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Netanyahu Tegaskan Serangan ke Iran Belum Berakhir, Berseberangan dengan Pernyataan Trump
Wali Kota Jakbar Tegaskan Penyegelan Permanen Atlas Padel, Bangunan Dinilai Tak Layak Izin
Wamen PUPR Dorong Perusahaan Tambang di Sultra Beralih ke Sektor Pariwisata
Megawati Sampaikan Ucapan Selamat Langsung ke Dubes Iran untuk Pemimpin Baru