Salmon | TVRINews, Kendari
Ketergantungan daerah terhadap pertambangan di Sulawesi Tenggara dinilai perlu dikurangi. Itulah inti ajakan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, kepada pemerintah daerah setempat. Menurutnya, sudah waktunya mencari sumber ekonomi baru yang lebih berkelanjutan.
Lalu, apa alternatifnya? Pariwisata. Fahri mendorong perusahaan-perusahaan tambang untuk ikut berkontribusi mengembangkan sektor ini. Ia meminta Gubernur Sultra agar mendorong hilirisasi perusahaan tambang ke ranah non-tambang, termasuk pariwisata.
"Langkah ini dinilai penting agar pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada industri pertambangan yang selama ini menjadi sektor dominan di wilayah tersebut," ujar Fahri, Selasa (10/3/2026).
Intinya, perusahaan tambang dinilai tak boleh cuma fokus mengeksploitasi alam. Ada tanggung jawab lebih besar yang harus diemban, yakni mendukung pengembangan sektor lain di daerah tempat mereka beroperasi.
"Perusahaan tambang seharusnya tidak hanya fokus pada eksploitasi sumber daya alam, tetapi juga berperan dalam pengembangan sektor non-tambang," tegasnya.
Artikel Terkait
Bazar Ramadan Pasar Jaya di Balai Kota Ramai Dikunjungi, Warga Puas Harga Murah
MNC Sky Vision Gelar Pesantren Kilat dan Santunan Anak Yatim di Ramadan
Buron Pembunuhan Portugal Ditangkap di Jakarta Selatan Usai Dijerat Red Notice Interpol
Idul Fitri 2026 Diperkirakan Jatuh pada 20 atau 21 Maret, Tunggu Sidang Isbat