"Imigrasi Bali berkomitmen penuh untuk proaktif hadir memberikan kepastian layanan keimigrasian yang mudah dan cepat," ujar Sengky.
"Tapi di saat yang bersamaan, kami juga memastikan pengawasan di lapangan tetap berjalan ketat. Tujuannya agar situasi keamanan di Bali tetap kondusif dan tidak ada celah untuk penyalahgunaan aturan," tambahnya tegas.
Jadi, meski penuh empati, aturan tetap dijaga. Imigrasi Bali berusaha mencari titik tengah: membantu yang terdampak konflik tanpa mengorbankan keamanan dan ketertiban di Pulau Dewata. Sebuah langkah yang cukup bijak, menurut saya, dalam menangani krisis yang datang tak terduga ini.
Artikel Terkait
DPR Dukung Pembatasan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Pemkot Jakpus Tertibkan Parkir Liar dan PKL di Jalan Kebon Kacang Usai Viral
DPR RI Buka Masa Persidangan IV, Kuorum Rapat Paripurna Terpenuhi
BI Siapkan Penyesuaian Operasional Sistem Pembayaran Selama Libur Lebaran 2026