Memang, dalam beberapa bulan terakhir, ruangan itu punya banyak fungsi. Selain sebagai ruang kelas cadangan, ia juga dipakai untuk kegiatan keagamaan dan jadi tempat baca yang nyaman. Nah, setelah kejadian ini, otomatis semua aktivitas itu harus berpindah.
Lalu, bagaimana nasib kegiatan belajar mengajar sekarang? "Untuk sementara, kami memanfaatkan ruang kantor dan perpustakaan sekolah," jelas Sukarmin.
Ruang yang seharusnya untuk administrasi dan penyimpanan buku, kini terpaksa disulap menjadi ruang kelas darurat. Situasi ini tentu saja mengganggu kenyamanan, namun tak ada pilihan lain. Siswa-siswa di SDI Ra'ong harus terus belajar, meski di tengah keterbatasan yang mendadak datang menerpa.
Artikel Terkait
Emir Kuwait Kecam Serangan Iran yang Tewaskan 12 Warga
Dua Disjoki Diamankan di Sunter Terkait Peredaran Sabu
Nasib Emil Audero di Cremonese Terancam Usai Klub Terlempar ke Zona Degradasi
Trump Ancam Iran dengan Kematian, Api, dan Amarah Jika Ganggu Selat Hormuz