Angin kencang dan hujan lebat yang melanda Kampung Ra'ong, Manggarai Barat, NTT, ternyata membawa dampak yang memilukan. Sebuah gedung Sekolah Dasar Inpres (SDI) Ra'ong di desa itu ambruk total, rata dengan tanah. Kejadian ini terjadi di Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, wilayah yang tak begitu jauh dari destinasi wisata terkenal, Labuan Bajo.
Sukarmin, salah seorang guru di sekolah tersebut, mengonfirmasi kejadian itu. "Bangunannya diterjang angin kencang disertai hujan lebat, lalu ambruk," ujarnya, menggambarkan situasi yang terjadi Selasa lalu.
Gedung yang roboh itu bukanlah bangunan permanen, melainkan semipermanen. Yang lebih menyentuh, bangunan itu adalah hasil jerih payah dan swadaya orang tua murid sendiri. Sekolah ini menampung sekitar 60 siswa, yang kini harus berhadapan dengan kenyataan pahit kehilangan salah satu ruang belajarnya.
"Kami benar-benar membutuhkan gedung itu," keluh Sukarmin. "Anak-anak butuh tempat untuk belajar."
Artikel Terkait
Nasib Emil Audero di Cremonese Terancam Usai Klub Terlempar ke Zona Degradasi
Trump Ancam Iran dengan Kematian, Api, dan Amarah Jika Ganggu Selat Hormuz
Presiden Prabowo Siap Berikan Taklimat Nasional Soal Dampak Krisis Global
Trump Kritik Penunjukan Putra Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran