Kabarnya, jumlah pengungsi di Aceh, Sumut, dan Sumbar terus menyusut. Itu menurut laporan terbaru Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana Sumatera. Tren penurunan ini terlihat cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Amran, Juru Bicara Satgas PRR, tampak optimis. Ia menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Senin (9/3/2026).
"Kami yakin tren ini akan berlanjut hingga Idul Fitri nanti," ujarnya. "Target kami, tidak ada lagi pengungsi yang harus tinggal di tenda. Mereka bisa segera pindah ke hunian sementara."
Data harian per 9 Maret memang menunjukkan angka yang menggembirakan. Di Aceh, dari sebelumnya 2.099 KK, kini tersisa 1.695 KK di pengungsian. Artinya, 404 KK sudah keluar. Sumut juga mengalami penurunan, dari 201 KK menjadi 177 KK. Sementara itu, Sumatera Barat sudah bisa dibilang bersih nol pengungsi di tenda.
Optimisme Amran tentu punya dasar. Strategi pemindahan ke huntara atau hunian sementara dinilai berjalan efektif. Di sisi lain, progres pembangunannya sendiri cukup pesat.
Artikel Terkait
Gubernur Kalsel Soroti Relevansi Falsafah Waja Sampai Kaputing untuk Bangun Karakter Bangsa
Satgas Jembatan Laporkan 218 Jembatan Selesai, Target 7.000 Awal Tahun Depan
Kapolri Instruksikan Seluruh Kapolda Siapkan Panic Button untuk Lindungi Ojol
Satgas PRR Amankan 2.684 Meter Kubik Kayu Hanyut untuk Material Huntara Pascabencana Sumatera