Senator senior AS Lindsey Graham tak ragu melontarkan kritik pedas. Kali ini, sasarannya adalah penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru. Menurut politisi Partai Republik itu, putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei ini pada akhirnya akan bernasib sama seperti sang ayah.
“Saya meyakini hanya masalah waktu sebelum dia mengalami nasib yang sama seperti ayahnya,” ujar Graham, senator dari South Carolina, dalam sebuah pernyataan di media sosial X.
Seperti dilaporkan Al Jazeera, Senin lalu, Graham menyebut langkah Iran memilih putra Khamenei sebagai pengganti bukanlah perubahan yang diharapkan banyak pihak. “Bukanlah perubahan yang kita inginkan,” tegasnya.
Ini bukan kali pertama Graham bersuara keras soal Iran. Sudah lama ia diketahui aktif melobi untuk serangan militer AS terhadap negara tersebut. Bahkan, Wall Street Journal pernah mengungkap fakta menarik: Graham disebut-sebut telah ‘melatih’ PM Israel Benjamin Netanyahu. Latihan itu soal cara mendekati dan melobi Presiden Donald Trump agar bersedia mengambil tindakan tegas terhadap Iran.
Di sisi lain, pengumuman resmi dari Tehran sendiri datang pada Minggu (8/3). Mojtaba, ulama berusia 56 tahun, ditetapkan sebagai penerus hanya sepekan setelah ayahnya wafat. Keputusan ini diambil oleh Majelis Pakar Iran yang beranggotakan 88 ulama senior.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Peringatkan Dampak Konflik Timur Tengah ke Stabilitas Ekonomi Jakarta
Prabowo Gelar Rapat Terbatas Bahas Swasembada dan Persiapan Lebaran di Hambalang
Tiga Tewas dalam Kecelakaan Pikap Penuh Penumpang di Kebumen
Nadiem Bantah Tuduhan Pemerkayaan Rp6 Triliun dari SPT Pajak di Sidang Chromebook