"Khusus kondisi awak, dari empat awak WNI, satu WNI selamat dan sedang mendapat perawatan luka bakar di rumah sakit di Kota Khasab, Oman. Sedangkan tiga WNI lainnya masih terus diupayakan pencariannya oleh otoritas setempat," sambung Heni.
Ada sedikit kabar baik: satu WNI lain yang kebetulan berada di lokasi, tapi di kapal berbeda, dilaporkan selamat.
Upaya pencarian kini digenjot. Perwakilan RI di kedua negara dikatakan tengah berkoordinasi intens dengan otoritas lokal dan pihak perusahaan, Safeen Prestige. Kemlu juga mendesak agar penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap akar masalahnya.
Mengingat situasi di Timur Tengah yang kerap dinamis, pemerintah pun mengeluarkan imbauan khusus. WNI yang bekerja di kapal laut diimbau untuk ekstra waspada.
Mereka diminta untuk selalu memantau perkembangan dari sumber-sumber resmi dan menjaga komunikasi dengan perwakilan Indonesia di sana. Yang tak kalah penting: segera lapor diri.
"Segera lakukan lapor diri untuk memastikan respons cepat dan tepat dari Perwakilan RI. Dalam keadaan darurat, segera hubungi hotline Perwakilan RI terkait," tegas Heni.
Harapannya, tiga WNI yang masih hilang dapat segera ditemukan. Sementara keluarga di tanah air menunggu dengan harap-harap cemas.
Artikel Terkait
Anggota DPR Soroti Dampak Mahalnya Tiket Pesawat pada Kesehatan dan Pendidikan
Studi di Jerman Temukan Kontaminasi Plasticizer pada 92% Sampel Urin Anak dan Remaja
Kapolres dan Wabup Rohil Pastikan Stok BBM dan Elpiji 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026
Tiga Anak Tewas Terbakar di Sorong, Diduga Dipicu Main Korek Api